WAFAT

 


Pernahkah kita memikirkan kapan akhir cerita kehidupan kita di dunia ini...? Selagi hidup, sepertinya jarang kita memikirkan hal-hal seperti ini. Kita (seolah-olah) merasa kehidupan ini akan berlangsung selamanya... dan ini terbukti dengan cara kita memperlakukan hidup ini hanya seperti permainan saja –tidak adanya semangat dalam menjalaninya. Gerakan kita, sikap kita, langkah kita yang terlihat terlalu santai... seperti memiliki moto hidup: “Hidup ini jangan dibikin susah, santai saja, Belanda masih jauh..!” hehehe...

Tetapi kalau tiba-tiba saja Belanda muncul di depan mata kita, langsung kita bilang: “Mampus..!” hehehe... Sikap kita yang meremehkan seperti itulah yang menyebabkan hidup kita bagai ‘hidup segan, mati tak mau’... Apalagi kalau kita berbicara prestasi, pastinya masih jauhlah dari kata prestasi karena kita salah dalam memilih cara bersikap untuk hidup... padahal kehidupan kita ini dibatasi oleh yang namanya waktu, yaitu waktu ketika kita wafat.

Tidakkah terbersit hal tersebut dalam pikiran kita..? Padahal sebagai umat beragama, seharusnya kita meyakini bahwa kita pasti akan ditanya mengenai apa saja yang pernah kita kerjakan selama ini. Kalau kita tidak memiliki prestasi samasekali yang bisa dibanggakan –yang bermanfaat bagi kehidupan sesama tentunya– maka sudah bisa dipastikan arah akhir kehidupan kita di akhirat nanti akan seperti apa.

Kalau kita tidak pernah  memikirkannya, berarti hal tersebut tidak kita anggap penting... “Kan kita masih hidup..? Jadi, santai saja... Buat apa memikirkan hal-hal yang tidak jelas juntrungannya seperti kapan waktu kita wafat?” Pola pikir seperti itu secara tidak sadar mematikan potensi diri kita yang sesungguhnya, karena kita tidak pernah bergegas dalam meraih impian kita... padahal Tuhan memerintahkan kita untuk beramal (berbuat baik) untuk akhirat kita, seolah-olah kita akan wafat esok hari... berarti kita diperintahkan untuk bekerja dengan segala daya upaya yang maksimal setiap harinya, sampai maut benar-benar menjemput kita... agar kehidupan yang sesaat ini melahirkan prestasi dan menghasilkan manfaat bagi kehidupan seluruh mahluk di bumi ini.

Tips-Tips agar akhir kehidupan kita bahagia

  • Waktu kehidupan manusia di dunia ini sangatlah terbatas, maka pikirkan apa yang akan kita lakukan selama mengisi kehidupan yang sementara ini agar kita benar dalam bersikap.
  • Pikirkan mengapa kita yang dipilih oleh Tuhan untuk hidup di dunia ini...(?)  Pasti ada tugas yang harus kita lakukan, karena Tuhan tidak pernah menciptakan sesuatu dengan sia-sia... apalagi ketika menciptakan manusia, pasti selalu ada tujuannya. Cari tahu tujuan Tuhan tersebut dengan cara bertanya ke dalam diri sendiri.
  • Pikirkan bahwa semua yang kita lakukan itu pasti ada konsekuensinya. Jadi pilihlah konsekuensi terbaik dengan cara kita memilih cara bersikap yang paling benar, agar kita tidak menyesal di kemudian hari dengan hasil akhirnya... karena biasanya penyesalan selalu datang terlambat.

Komentar