Setiap manusia memiliki tugas yang harus diembannya
selama dia masih diberikan kesempatan hidup oleh Tuhannya. Namun kebanyakan
manusia tidak menyadari mengenai hal ini karena kita terlalu sibuk memikirkan
diri sendiri daripada memikirkan umat banyak. Padahal dengan terlalu seringnya kita
(hanya) memikirkan diri sendiri, pada akhirnya kehidupan kita tidak
pernah mengalami kesuksesan, karena kesuksesan adalah bagaimana kita dapat
berkontribusi bagi permasalahan yang dimiliki oleh umat, tidak pernah
sebaliknya.
Kalau kita terus menerus hanya memikirkan diri sendiri,
maka secara otomatis kita mematikan kesuksesan yang seharusnya kita miliki,
karena orang yang memiliki kesuksesan tingkat dunia selalu yang ia pikirkan adalah
kontribusi apa yang bisa dia berikan kepada sebanyak-banyak umat manusia,
bukannya apa yang hanya ia pikirkan untuk dirinya sendiri. Maka ketika dia
bertanya kapan dia akan mencicipi kesuksesan dalam hidupnya, maka itu akan sulit
baginya, karena Tuhan sudah membocorkannya di dalam agama bahwa kalau kita
ingin sukses di dalam kehidupan ini, maka kita harus meminta pertolongan Tuhan,
karena hanya Tuhan yang dapat mengizinkan hamba-Nya itu sukses atau tidak –dan cara
terbaik untuk mengundang pertolongan Tuhan yaitu dengan cara berkontribusi bagi
kehidupan umat banyak.
Jadi terjawab sudah, apabila kita belum mengalami
kesuksesan di dalam kehidupan kita, bisa jadi selama ini kita hanya sibuk
memikirkan diri sendiri saja dan tidak mau memikirkan umat banyak dengan cara
berkontribusi dengan segala potensi yang kita miliki.
Tips-Tips cara mengetahui kontribusi apa yang bisa kita lakukan untuk umat
- Setiap manusia dilahirkan bersama dengan keunikan yang ia miliki berupa bakat dan minat yang berbeda-beda agar setiap manusia bisa berkontribusi di dalam kehidupannya di dunia ini sesuai dengan keahlian yang ia miliki.
- Manfaatkan secara maksimal setiap potensi yang kita miliki, karena kalau kita tidak memaksimalkan talenta yang kita miliki dengan cara melatihnya, maka sulit bagi diri kita untuk dapat berkontribusi dengan maksimal. Karena hanya orang yang mempersiapkan dirinya dengan cara-cara terbaik saja yang bisa berkontribusi bagi umat banyak.
- Sadarilah bahwa umat manusia menunggu kontribusi apa yang dapat kita berikan kepada mereka. Jangan sampai kita lama menunggu apa yang bisa kita kontribusikan bagi sesama, tetapi kitalah yang seharusnya banyak berpikir: tugas apa yang Tuhan inginkan di dalam kehidupan kita agar kita bisa segera kontribusikan bagi sesama sesuai dengan potensi yang kita miliki.

Komentar
Posting Komentar