KONSEKUENSI

 

Setiap orang pasti menginginkan kesuksesan... atau keberhasilan... meraih impiannya... Tetapi mengapa banyak orang yang merasa belum sukses..?

Menurut pendapat penulis, ini dikarenakan manusia tidak mau mengambil konsekuensi dari kesuksesan tersebut, yaitu: bekerja dengan sungguh-sungguh dengan segala daya upaya yang maksimal sampai berhasil meraih apa yang menjadi cita-cita kita, atau maut yang lebih dulu menjemput... karena kebanyakan orang menginginkan cara-cara yang mudah tanpa perlu bersusah payah dalam menjalaninya.

Pertanyaannya: Adakah cara-cara yang mudah dalam meraih kesuksesan..? Kalau ada, penulis juga mau belajar, hehehe.. – karena orang yang paling berbakat sekalipun harus mau bersusah payah mengasah bakat mereka itu sampai benar-benar menghasilkan prestasi. Kalau kemudahan (atau cara-cara ‘instan’) yang selalu kita cari dalam menjalani kehidupan ini, maka tak perlu heran kalau kita tidak menghasilkan prestasi apa pun, karena kehidupan di dunia memang seperti itu adanya.

Kita dituntut hanya untuk bekerja dan bekerja... bahkan di agama pun sudah diperintahkan apabila kita telah selesai mengerjakan suatu pekerjaan, maka pindahlah ke pekerjaan berikutnya... jadi kita dilarang untuk ‘berleha-leha’ karena hal tersebut mendekatkan diri kita kepada kesia-siaan karena tidak mau memanfaatkan waktu yang telah diberikan oleh Tuhan untuk hal-hal yang bermanfaat. Kita lebih senang untuk beristirahat daripada bekerja...

Oleh karena itu, mari kita ubah cara pandang kita dalam mendengar kata “bekerja”. Tugas kita di dunia ini tidak lain hanya untuk menjadi manusia yang bermanfaat, yaitu dengan cara bekerja yang terbaik dan istiqomah dalam menjalaninya... karena bekerja adalah konsekuensi untuk meraih kesuksesan dan impian kita.

Tips-Tips dalam menerima konsekuensi dengan baik dalam bekerja

  • Pikirkan bahwa bekerja merupakan satu-satunya cara dalam meraih apa yang kita inginkan karena Tuhan memang memerintahkan kita untuk itu.
  • Pilihlah pekerjaan yang merupakan kekuatan kita agar apa yang kita kerjakan selalu kita nikmati tanpa merasa bosan, terbebani, ataupun tersiksa... karena banyak orang di luar sana memilih berhenti bekerja karena mereka tidak menikmati (dan mensyukuri) apa yang mereka kerjakan.
  • Tetaplah istiqomah dalam bekerja, karena itu merupakan konsekuensi yang harus kita ambil dan tidak ada yang lain... karena Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum apabila kaum tersebut tidak mau merubah nasibnya.

Komentar