Apa yang membedakan kehidupan kita sebagai manusia
dengan makhluk Tuhan lain di muka bumi ini? Karena manusia diciptakan di dunia
ini tentu sudah memiliki tujuan, yaitu sebagai seorang pemimpin, dan
sebaik-baiknya pemimpin adalah orang yang diharapkan menjadi sosok yang
memiliki manfaat tingkat tinggi bagi sesama. Karena kalau tidak, pasti ada yang
salah dengan sosok pemimpin tersebut.
Bagaimana bisa menjadi seorang pemimpin kalau tidak
bisa memberikan dampak positif bagi orang yang dipimpinnya, minimal untuk
dirinya sendiri. Pemimpin harus menjadi orang yang mandiri, yang bisa
bermanfaat bagi dirinya sendiri tanpa harus menyusahkan orang lain dengan
kehadirannya di dunia ini. Bahkan seharusnya ia menjadi tempat di mana
orang-orang yang membutuhkannya mendapatkan jawaban. Karena sadar bahwa dirinya
harus menjadi orang yang paling bermanfaat bagi sesama.
Pertanyaannya, bagaimana caranya menjadi orang yang
paling bermanfaat bagi sesama? Menurut pendapat penulis, orang disebut
bermanfaat apabila orang itu sudah memiliki karya, di mana karyanya itu
memiliki dampak positif bagi kehidupan orang-orang yang ada disekelilingnya.
Karena dengan karya yang dimiliki, otomatis karyanya tersebut bisa membuat kehidupan
orang-orang di sekelilingnya menjadi lebih baik. Jangan diartikan kalau karya
itu hanya seperti sebuah kerajinan tangan saja, tetapi karya itu memiliki
cakupan lebih luas lagi, misalnya buah
pemikiran yang melahirkan solusi yang dapat membuat hajat hidup orang banyak
menjadi terbantu dan termudahkan.
Oleh karena itu, mari kita pikirkan karya apa yang
bisa kita persembahkan dalam kehidupan kita yang sangat sementara ini..? Jangan sampai ada maupun tiada kita, kehidupan
kita tidak memberikan dampak sama sekali bagi kehidupan sesama.
Tips-Tips dalam menelurkan sebuah karya bagi sesama
- Pikirkan apa yang dapat kita lakukan dari potensi yang kita miliki ini bisa menghasilkan sebuah karya, di mana dengan karya tersebut membuat kehidupan sesama menjadi lebih baik dan karya tersebut bisa jadi sebuah produk atau jasa.
- Terus menerus memikirkan kepentingan umat banyak karena dengan kita konsisten memikirkan umat, maka Tuhan akan membantu kita dalam menelurkan sebuah karya atas jawaban dari masalah mereka, tentunya sesuai dengan potensi yang kita miliki agar kita dapat melahirkan sebuah karya terbaik yang mampu kita berikan.
- Setiap manusia dinilai oleh Tuhan selama hidupnya di dunia dari kebaikan apa yang pernah ia lakukan berupa karya untuk umat banyak –bukan dari seberapa banyak harta benda yang ia miliki. Oleh karena itu selagi kita masih diberi kesempatan untuk hidup di dunia ini oleh Tuhan, maka teruslah berkarya karena kehidupan di dunia hanya sementara, agar akhir dari cerita kehidupan kita adalah cerita yang manis.

Komentar
Posting Komentar