INFERIOR

 


Kadang manusia merasakan inferior (rendah) di hadapan manusia lain dikarenakan jabatannya, kesuksesannya, kekayaannya dan kepintarannya. Padahal tanpa disadari, ini membuat manusia tersebut membatasi potensi yang ia miliki untuk menapaki masa depannya. Dengan sikap inferior seperti itu, sulit bagi dirinya untuk memiliki masa depan yang cerah –ada yang salah dalam cara berpikirnya, otomatis tindakannya juga akan salah karena tindakan berawal dari pola pikir, bukan sebaliknya.

Rasa inferior ini memang tidak terjadi begitu saja, pasti ada kronologisnya yang menyebabkan hal itu terjadi. Yang biasa penulis temui mengapa sampai rasa inferior ini terjadi, salah satunya akibat pola asuh yang salah, yaitu pola asuh yang selalu merendahkan setiap prestasi yang kita raih –setiap kita melakukan sesuatu selalu disalahkan atau dibanding-bandingkan, tidak pernah benar... sehingga ketika kita ingin melakukan sesuatu, selalu kita memikirkan apakah tindakan yang kita lakukan ini dapat membuat diri kita diserang dengan kata-kata yang menyalahkan atau tidak.

Kita tidak memiliki keberanian untuk melangkahkan kaki kita untuk dapat melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masa depan kita. Dan kalau kita memiliki rasa inferior ini tanpa alasan yang kuat dan jelas, lebih baik kita harus mulai berpikir apakah hal ini membuat kehidupan kita di masa depan menjadi lebih baik atau malah lebih buruk...? Hanya kitalah yang dapat menilainya, dan hanya kitalah yang dapat menyelesaikan masalah ini, karena hal ini terjadi di dalam diri kita –ada sesuatu yang menahan diri kita untuk melakukan hal yang bermanfaat bagi kehidupan kita.

Keadaan diluar diri kita tidak dapat membantu apa yang ada di dalam diri kita kalau kita sendiri tidak menyadari ada hal yang salah dalam pola pikir kita ini. Maka hanya diri sendiri dan Tuhan lah yang dapat membantu diri kita keluar dari rasa inferior ini. Akan tetapi Tuhan hanya dapat membantu diri kita kalau kita mau mengubah terlebih dahulu pola pikir kita ke arah yang lebih baik, karena Tuhan sesuai dengan prasangka hamba-Nya.

Tips-Tips agar tidak memiliki rasa inferior dalam diri kita:

  • Sadarilah rasa inferior ini tidak akan pernah membuat kehidupan kita menjadi lebih baik, karena rasa rendah diri tidak akan pernah membantu diri kita untuk meraih masa depan yang lebih baik.
  • Rasa inferior ini dapat berkembang di dalam diri kita kalau kita mengizinkannya berada di dalam pikiran kita. Oleh karena itu jangan izinkan rasa inferior ini bercokol di dalam pikiran kita, gantilah dengan rasa percaya diri karena di dalam diri kita tidak bisa hadir dua rasa di saat bersamaan.
  • Yakinlah bahwa rasa inferior ini pasti ada penyebabnya. Kalau kita tidak punya kuasa akan penyebabnya, maka kita pun tidak memiliki kuasa akan hasil akhirnya. Apakah kita akan membiarkan rasa inferior ini berlarut-larut dalam diri kita, atau kita jadikan rasa inferior ini sebagai titik tolak kita meraih masa depan yang lebih baik, karena ada pepatah yang berbunyi: “Pisau itu tidak akan pernah tajam apabila tidak diasah terlebih dahulu”...(?)

Komentar