Apa yang ada di benak kita, ketika kita membaca judul
di atas..? Ada yang bingung, ada yang garuk-garuk kepala, ada yang masih mikir
dan mungkin ada juga yang sudah mengetahui apa yang menjadi tujuan hidupnya. Pertanyaannya,
kita berada di posisi yang mana?
Kadang kita lupa bahwa hidup itu hanya sekali, tetapi
kita jarang memikirkan apa yang akan kita buat di dalam kehidupan yang hanya
sekali ini saja, karena memang kita sejak kecil hingga besar jarang diajak untuk
memikirkannya... dan ketika kita mengalami masalah yang kita rasa tidak sanggup
lagi untuk kita atasi, barulah kita tersentak... “Mengapa hidup ini tidak
adil..? Mengapa hidup ini tidak sesuai dengan keinginan kita..?” Maka kita baru
mau memikirkan apa-apa yang akan kita lakukan di dalam hidup ini.
Boleh jadi ini adalah cara Tuhan agar kita terbangun
dari ‘tidur panjang’ kita selama ini, yaitu merasa kehidupan kita baik-baik
saja yang sebenarnya sama sekali tidak
baik. Banyak perilaku kita yang tidak sesuai dengan yang Tuhan inginkan,
yaitu taat terhadap perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Kita masih terus
melakukan hal-hal yang salah berulang-kali, sehingga akhirnya kita mendapatkan
musibah agar kita mau berubah...
Tujuan manusia hidup di dunia adalah menjadi ‘wakil
Tuhan’ di bumi ini, yaitu menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama sesuai
dengan potensi yang kita miliki agar kita dapat berkontribusi bagi kehidupan di
dunia –tentunya sesuai aturan agama, agar kehidupan kita bisa selamat di dunia
dan di akhirat kelak.
Tips-Tips agar kita mudah menentukan tujuan hidup kita
- Pilih bidang apa yang ingin kita tekuni agar kita bisa berkontribusi secara maksimal bagi kehidupan, sesuai dengan potensi yang kita miliki.
- Pelajari agama dengan maksud untuk paham agar ilmu dunia yang ingin kita tekuni dapat seimbang dengan ilmu agama yang kita pelajari, agar kita tidak salah dalam melangkah karena menyalahi aturan agama yang berlaku.
- Terus konsisten dalam mempelajari ilmu dunia kita dan ilmu agama secara bersamaan, agar kita memiliki pijakan yang kuat dalam berkontribusi di bidang kita masing-masing.

Komentar
Posting Komentar